Harga jalan bokar PTNB hari Senin- Rabu, 22 - 24 Mei 2017 = Rp.12.750,- per kg karet kering.
00-Mekar Bersemi di Tahun 20151 02-Peresmian Pabrik Karet PTNB Tahun 20132 03-Peresmian Pabrik Karet PTNB Tahun 20133 04-Pengurus PTNB Tahun 2012-20144 05-Upacara 17 Agustus 20145 06-Pelatihan Karyawan PTNB 20136 07-Penerimaan Bokar Petani7 08-Penerimaan Bokar Petani8 09-Produksi SIR20 KBY9 10-Ekspor Perdana KBY10 11-Kegiatan Ekspor SIR2011 12-AntriBokar12 12-RUPS LK201613 13-Kegiatan Pelabuhan Surabaya14 14-Laboratory PTNB15 15-Mekar Bersemi di Tahun 201516 01-Pengurus PTNB tahun 201717
css slider by WOWSlider.com v8.6

Selamat Idul Fitri 1438 H

Batulicin, 25 Juni 2017

 

Komisaris, Direksi, dan seluruh Keluarga Besar Karyawan/Karyawati PT Nusantara Batulicin mengucapkan :

Selamat Idul Fitri 1438H Website

Tanpa terasa sudah sebulan kita menunaikan ibadah puasa di bulan Ramadhan 1438H, menahan hawa nafsu, lapar dan dahaga. Sasarannya tentunya adalah untuk menjadi Pemenang, sebagaimana yang dikisahkan pada jaman Nabi Muhammad.

Demikian juga, tanpa terasa perjalanan PT Nusantara Batulicin sejak mulai ujicoba pabrik pada tahun 2013 yang penuh dengan tantangan. Dapat diibaratkan PT Nusantara Batulicin sedang menjalankan puasa : puasa fasilitas, puasa biaya, puasa harga, puasa pendapatan. Banyak diantaranya yang tidak sanggup untuk menghadapinya, sehingga harus meninggalkan PT Nusantara Batulicin.

Saat ini di tahun 2017, bisa dianggap sebagai lebaran bagi karyawan PT Nusantara Batulicin yang sanggup menahan hawa nafsu tersebut. Sekaranglah saatnya karyawan telah keluar sebagai Pemenang, setelah berpuasa selama 4 (empat) tahun. Waktu yang cukup lama untuk menahan segala hawa nafsu sebagai karyawan.

Masih teringat jelas bagaimana pada masa awal beroperasinya pabrik, karyawan yang pada saat itu berjumlah 76 orang sebagai rekrut karyawan baru, semula membayangkan akan bekerja di sebuah perusahaan yang bonafid, dengan pemimpin-pemimpin yang sudah berpengalaman di perusahaan besar. Pada kenyataannya gambaran tersebut jauh dari yang dibayangkan. Sebagai pabrik dengan peralatan yang masih baru, tidak serta merta dapat beroperasi lancar. Mutu produksi tidak dapat memenuhi standart mutu SNI. Bahan baku harus bersaing dengan tengkulak dan pabrik-pabrik di Banjarmasin, sehingga untuk mendapatan bahan baku harus memasang harga tinggi, itupun dikatakan bahwa PTNB kalah bersaing dengan tengkulak. Penjualan produksi juga jauh dari harapan. Dengan mutu SIR20 yang dibawah standart, tidak ada pembeli yang berminat. Kalaupun ada tentunya dengan harga yang jauh dibawah, bahkan dibawah harga pembelian bahan baku.

Modal kerja yang semula dibayangkan akan mudah didapatkan dari Bank, pada kenyataannya dari 8 (delapan) Bank tidak ada yang bersedia memberikan pinjaman modal kerja. Persyaratan aset lahan pabrik dan amsa operasional minimal 2 tahun, tidak dapat dipenuhi. Karyawan hanya menerima pendapatan sebesar gaji pokok. Fasilitas untuk Direksi dan Karyawan Pimpinan juga harus diminimalisir.

Mulailah masuk kancah peperangan di tahun 2015. Dari 76 orang hasil rekrut tahun 2013, hanya tersisa 55 orang. Komisaris, Direksi, Karyawan Pimpinan dan Karyawan Pelaksana harus merangkap tugas agar perusahaan tetap dapat berjalan. Mengencangkan ikat pinggang, sewa Kantor Direksi distop, sewa kendaraan dinas distop, rapat di luar wilayah distop. Karyawan kantor membantu sebagai operator pabrik. Pengadaan barang mencari semurah mungkin. Itulah puasa, peperangan. Tetapi Direksi memberikan bekal yang cukup kepada karyawan yang memasuki kancah peperangan. Dengan jam olah 20 jam per hari dan dengan formasi 2 shift, maka pendapatan karyawan sangat tinggi. Sungguh sangat beruntung karyawan yang baru direkrut tahun 2015 dan 2016, walaupun baru lulus sekolah sudah dapat menerima pendapatan per bulan sekitar Rp. 4juta – Rp. 6 juta per bulan.

Justru pada saat puasa itulah PTNB mencoba merangkak dengan meningkatkan kepercayaan pelanggan. Mulai dari perolehan bahan baku, Komisaris aktif sosialisasi ke masyarakat tentang kemudahan menjual karet ke PTNB, petani dapat langsung menjual karetnya ke PTNB tanpa melalui pedagang sehingga petani menikmati keuntungan. Fasilitas untuk penjual bokar dibangun: ruang tunggu lengkap dengan TV dan air mineral, pencucian mobil, pelayanan yang ramah, timbangan tanpa rekayasa, penetapan harga terbuka. Sedikit demi sedikit bahan baku mengalir ke PTNB langsung dari petani, bahkan dari luar wilayah Kabupaten Tanah Bumbu.

Demikian juga dengan penjualan, komitmen mutu benar-benar dibudayakan, SIR20 yang diberikan kepada Pembeli dengan mutu diatas standar SNI. Fasilitas diberikan kepada Pembeli antara lain seluruh biaya pelabuhan ekspor ditanggung PTNB, pembeli tidak perlu lagi memikirkan biaya administrasi di pelabuhan ekspor. Kecepatan penanganan dokumen dan informasi pengiriman yang selalu update diterima pembeli. Yang luar biasa juga adalah pemberian discount factor kepada pembeli dalam rangka mengikat kepercayaan pelanggan. Semua fasilitas untuk pembeli diberikan dengan bersumber dari efisiensi biaya olah dan puasanya karyawan.

Saat inilah, dimulai pada akhir tahun 2016, karyawan telah keluar sebagai Pemenang. Bahan baku mengalir tak terbendung ke PTNB, itupun dengan potensi yang belum masuk ke PTNB masih lebih besar lagi. Pembeli berebut membeli SIR20 “KBY” yang diproduksi oleh PTNB, sehingga banyak calon pembeli yang tidak kebagian jatah.

Sebagai Pemenang, tentunya sudah selayaknya kepada Karyawan diberikan hadiah atau hikmah dari puasanya. Atas tercapainya laba pada tahun 2016, kepada Karyawan diberikan bonus sebesar 1 bulan gaji. Ditambah lagi acara rekreasi untuk karyawan dan keluarganya, pembangunan perumahan dinas, fasilitas olahraga (bantuan sewa tempat), perlengkapan kerja yang lebih lengkap, premi produksi, premi operator alat berat, dan masih banyak lagi. Yang terutama adalah penetapan status karyawan ex rekrut tahun 2015 dan tahun 2016 sebagai Karyawan Tetap, dengan peningkatan gaji pokok dari sebelumnya hanya Rp. 1.500.000,- per bulan menjadi Rp. 2.274.950,- per bulan (sebesar UMK Kab Tanah Bumbu).

Bagian Teknik yang tahun-tahun sebelumnya harus berjibaku mengadakan perbaikan-perbaikan peralatan dengan biaya seefisien mungkin, sekarang bisa bernafas lega karena telah dilakukan penggantian baru peralatan pabrik, rekondisi bangunan, perbaikan besar dilakukan di bengkel luar, pengadaan perlengkapan kerja yang lebih komplit.

Untuk perayaan Idul Fitri tahun 2017 ini perusahaan mengadakan penyembelihan 3 ekor sapi dan ditambah 1 ekor sapi sumbangan dari PT BRI. Bukan hanya untuk karyawan dan keluarganya, tetapi juga diberikan kepada buruh bongkar dan lingkungan sekitar pabrik.

Sapi Idul Fitri 1438H-2aSapi Idul Fitri 1438H-1a

Perumahan dinas yang telah terbangun sebanyak 20 pintu, akan segera dibangun lagi sebanyak 10 pintu. Demikian juga musholla di komplek perumahan akan dibangun pada tahun 2017 ini juga. Semuanya diarahkan untuk peningkatan kesejahteraan karyawan dan keluarganya.

Lebih jauh lagi, perusahaan juga akan memberikan nuansa kemenangan ini kepada petani karet. Program peningkatan kesejahteraan petani karet Kabupaten Tanah Bumbu juga akan mulai digarap mulai Semester II tahun 2017 ini dengan menindaklanjuti MOU Kemitraan antara PTNB dengan UPPB Kab Tanah Bumbu, dengan sasaran peningkatan mutu karet petani untuk meningkatkan pendapatan petani. Kepada petani akan didorong untuk dapat menjual sendiri produksinya ke PTNB tanpa melalui tengkulak, didorong untuk meningkatkan mutu karetnya dengan memberikan bantuan larutan Asam Semut siap pakai, didorong untuk menghidupkan kembali Koperasi Petani dengan bekerjasama dengan PT BRI untuk permodalannya. Istilah kerennya : merubah dari pekebun karet menjadi pebisnis karet.

Kitapun akan memasuki puasa tahun berikutnya, tentunya dengan bekal yang lebih dari cukup, agar kita dapat mencapai kemenangan yang lebih besar lagi. Untuk tahun berikutnya, bukan hanya kemenangan untuk karyawan PTNB, tetapi juga kemenangan untuk petani karet Kab Tanah Bumbu.

Semoga.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *