Harga jalan bokar PTNB hari Senin- Rabu, 22 - 24 Mei 2017 = Rp.12.750,- per kg karet kering.
00-Mekar Bersemi di Tahun 20151 02-Peresmian Pabrik Karet PTNB Tahun 20132 03-Peresmian Pabrik Karet PTNB Tahun 20133 04-Pengurus PTNB Tahun 2012-20144 05-Upacara 17 Agustus 20145 06-Pelatihan Karyawan PTNB 20136 07-Penerimaan Bokar Petani7 08-Penerimaan Bokar Petani8 09-Produksi SIR20 KBY9 10-Ekspor Perdana KBY10 11-Kegiatan Ekspor SIR2011 12-AntriBokar12 12-RUPS LK201613 13-Kegiatan Pelabuhan Surabaya14 14-Laboratory PTNB15 15-Mekar Bersemi di Tahun 201516 01-Pengurus PTNB tahun 201717
css slider by WOWSlider.com v8.6

Berita

now browsing by category

 

Mari Menanam Pohon

Batulicin, 11 Desember 2015

Bertempat di kawasan objek wisata Goa Liang Bangkai Desa Dukuh Rejo Kecamatan Mantawe, pada hari Jumat, 11 Desember 2015, telah dilaksanakan peringatan “Hari Menanam Pohon Nasional Tahun 2015”, dengan target penanaman 4.000 batang pohon dengan jenis yang bervariasi, antara lain Asam Jawa, mahoni, ulin, kuku, gaharu, dan pohon tanjung.

Acara Menanam Pohon 11-12-2015

Acara Menanam Pohon 11-12-2015

Goa Liang Bangkai di Kec. Mantewe Kab. Tanah Bumbu

Goa Liang Bangkai di Kec. Mantewe Kab. Tanah Bumbu

PT Nusantara Batulicin juga ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, karena pelestarian alam berupa penghijauan merupakan tugas kita semua.

Direktur PT Nusantara Batulicin ikut menanam pohon Asam Jawa

Direktur PT Nusantara Batulicin ikut menanam pohon Asam Jawa

Direktur PT Nusantara Batulicin ikut menanam pohon

Direktur PT Nusantara Batulicin ikut menanam pohon

Salah satu kesungguhan PT Nusantara Batulicin dalam pelestarian alam dan penghijauan adalah dengan komitmen manajemen untuk membuat lingkungan pabrik karet Karang Bintang sebagai lingkungan yang mendukung keanekaragaman hayati.

Mulai tahun 2015 ini, dibuat pembibitan aneka macam tanaman, mulai dari sayuran, tanaman hias, buah-buahan, hingga aneka tanaman lainnya.

Pembibitan aneka tanaman

Pembibitan aneka tanaman

IMG20151212100229

Pembibitan Pepaya California

Pembibitan Pepaya California

Tanaman Cabai di belakang Kantor

Tanaman Cabai di belakang Kantor

Direncanakan pada awal tahun 2016, bibit-bibit tersebut telah siap tanam.

Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi bekal dan motivasi bagi karyawan PT Nusantara Batulicin yang masih muda-muda, untuk menumbuhkan rasa cinta dan kesadaran terhadap lingkungan hidup.

<sg>

 

PT Nusantara Batulicin Berbagi Harapan

Batulicin, 29 Oktober 2015

Visi PT Nusantara Batulicin adalah Menjadikan Perusahaan Agribisnis Dan Bidang Usaha Lainnya Yang Berdaya Saing Tinggi Serta Tumbuh Dan Berkembang Bersama Masyarakat.

Dalam implementasinya, selain sasaran peningkatan kesejahteraan petani karet di Kabupaten Tanah Bumbu, juga keberadaan PT Nusantara Batulicin telah banyak dirasakan manfaatnya bagi masyarakat Kabupaten Tanah Bumbu, antara lain adalah jasa angkutan SIR20, jasa angkutan bokar, perdagangan bokar, dan buruh bongkar muat bokar.

Dalam tahun 2015, dengan penjualan sebanyak 500 ton SIR20 diperlukan truck untuk mengangkut SIR20 ke Pelabuhan Batulicin sebanyak 100 truck. Dapat dilihat dari gambar dibawah ini, begitu bersemangatnya sopir truck yang bahkan sudah antri sehari sebelumnya untuk bisa ikut mengangkut SIR20 ke Pelabuhan Batulicin. Truck adalah milik masyarakat Desa Karang Bintang. Dengan mengangkut SIR20, mereka hanya mengangkut dengan jarak 30 km, dalam sehari bisa kembali 4 kali. Mereka tidak harus mencari muatan ke tempat lain dengan tujuan yang jauh, harus meninggalkan keluarga.

Truck pengangkut SIR20Antrian truck pengangkut SIR20

Angkutan juga diperlukan untuk mengangkut Bokar dari petani ke pabrik. Dengan jarak yang tidak terlalu jauh dari desa-desa sekitar ke pabrik. Di tahun 2015, dengan pasokan rata-rata 40 ton karet basah per hari, diperlukan 8 truck dan beberapa pickup.

Truck Pengangkut BokarAngkutan Bokar

Yang ikut merasakan manfaat keberadaan PT Nusantara Batulicin adalah buruh bongkar muat bokar. Mereka tidak perlu mencari pekerjaan ke tempat jauh, tidak harus meninggalkan keluarga.  Cukup dengan bekerja di lingkungan Desa Karang Bintang, sebagai buruh bongkar bokar di pabrik PT Nusantara Batulicin.

Timbang BokarBongkar Bokar

Dari stakeholder inilah PT Nusantara Batulicin mendapatkan doa dan harapan agar PT Nusantara Batulicin tetap dapat memenuhi harapan mereka, justru mereka berharap PT Nusantara Batulicin semakin maju dan berkembang, sehingga merekapun akan semakin sejahtera. Amin

<sg>

Ekspor Perdana ke Pabrik Ban Pakistan

Batulicin, 25 September 2015.

Tanggal 25 September 2015 merupakan salah satu hari yang patut dicatat oleh PT Nusantara Batulicin, sebagai tonggak bersejarah dimulainya ekspor produksi KBY secara langsung ke pabrik ban sebagai end-user. Tidak tanggung-tanggung, yang menjadi tujuan untuk pertama kali ini adalah pabrik ban terbesar di Pakistan, yaitu GENERAL TYRE PAKISTAN (GENTIPAK).

Walaupun untuk proses ini diawali dengan Trial Order sebanyak 20 ton SIR20, namun akan berlanjut dengan kontrak penjualan jangka panjang. Keyakinan ini bukan tidak berdasar, mengingat bahwa selama ini GENTIPAK telah familiar dengan produk KBY melalui beberapa kali pembelian dari Solar Universe Rubber Sdn Bhd.

Trial Order ini dilakukan dengan penuh keberanian oleh PT Nusantara Batulicin di tengah lesunya industri karet dan labilnya harga jual karet, mengingat untuk pertamakalinya juga bagi perusahaan melakukan penjualan dengan sistem CFR. Dengan penjualan langsung ke end-user, diharapkan akan didapatkan harga jual yang tinggi dan keberlanjutan perusahaan.

Dengan salam dari seluruh karyawan dan jajaran manajemen PT Nusantara Batulicin kepada The General Tyre And Rubber Company of Pakistan Limited :

From Indonesia With Love

Not Just Business – Long Term Understanding!

<sg>

employe with banner4

truck with banner

Berkurban di Idul Adha 2015

Sapi korban PTNB

Sebagai perusahaan dengan mayoritas karyawan beragama Islam, PT Nusantara Batulicin juga mengadakan penyembelihan korban berupa seekor sapi jantan.

Daging sapi dibagikan kepada seluruh karyawan secara merata. Semuanya dilaksanakan oleh karyawan PTNB, kecuali pak kiyai yang menyembelih dan memimpin doanya.

Penyembelihan sapi korban ini juga sebagai ungkapan rasa syukur atas segala nikmat dan rahmat yang telah dicurahkan Allah kepada PT Nusantara Batulicin yang telah berhasil membukukan laba di Semester II tahun 2015 ini.

<sg>

Pembagian daging kurban

Produksi “KBY” melanglang dunia

Logo SIR20 KBY PTNB

 

Batulicin, 29 Mei 2015

Dalam kondisi pasar karet dunia yang sedang lesu, produksi SIR20 PT Nusantara Batulicin dengan brand merk “KBY” semakin dikenal dunia. Diawali sejak tahun 2013, produksi SIR20 PT Nusantara Batulicin telah diekspor ke Malaysia, yaitu ke Kuching, Port Klang dan Penang. Beberapa kali pengiriman dilakukan hingga tahun 2014 melalui pembeli , yaitu Welcome Trade Co Pte Ltd Singapore dan Coldspec Trading Co Pte Ltd. Penang, Malaysia.

Berikutnya adalah pengiriman ke Los Angeles, California, USA pada bulan Nopember 2014 melalui pembeli berskala internasional yaitu Centrotrade Minerals & Metals, perusahaan yang memiliki cabang-cabang di berbagai negara, perusahaan ini juga menguasai pasar karet terbesar di Malaysia. Pembelian SIR20 produksi PT Nusantara Batulicin oleh Centrotrade akan terus dikembangkan dan ditingkatkan menjadi long-term contract. Dalam bulan Mei 2015, penjualan melalui Centrotrade USA dilakukan ke Ontario/ Canada, dan Norfolk/ Virginia ; sedangkan melalui Centrotrade Deutschland dilakukan ke Durban/ Afrika Selatan. Menyusul pada awal bulan Juni 2015 ini akan dilakukan pengiriman melalui Centrotrade Deutschland.

Melalui kerjasama pengolahan Bokar milik PTPN XIII yang diolah di pabrik karet PT Nusantara Batulicin, juga telah dilaksanakan pengiriman ke luar negeri terhadap produksi SIR20 dengan merk “KBY”. Pada akhir Nopember 2014 yang baru lalu, telah dikirim SIR20 KBY sebanyak 10 container (=201,6 ton) ke Qingdao/ China. Pada awal Desember 2014 telah dikirim SIR20 KBY ke Istanbul/ Turkey dan Melbourne/ Australia. Pada pertengahan Desember 2014 juga telah dilaksanakan pengiriman sebanyak 120,96 ton ke Karachi/ Pakistan dan sebanyak 302,4 ton ke Qingdao/ China.

Setelah merk “KBY” “melanglang buana”, target berikutnya adalah mendapatkan pembeli yang bersedia mengikat kontrak penjualan jangka panjang. Saat ini, sedang dilakukan pendekatan secara intens dengan pabrik ban terbesar di Pakistan dan Turki. Disamping Centrotrade, Welcome Trade Singapore juga akan mulai bekerjasama kembali dengan PT Nusantara Batulicin.

Mulai bulan Juni 2015, PT Nusantara Batulicin akan menerima suntikan dana segar berupa penambahan modal saham disetor dari Pemegang Saham. Momentum ini sangat bertepatan waktunya dengan diakuinya merk “KBY”, beberapa calon pembeli mulai membuka peluang kontrak jangka panjang, serta bertepatan juga dengan mulai membaiknya harga karet dunia.

Namun, berkacadari pengalaman “liar”nya gejolak harga karet dunia selama tahun 2014 hingga April 2015, PT Nusantara Batulicin telah mempersiapkan strategi-strategi dalam menghadapi persaingan, antara lain dengan efisiensi biaya, penjaminan mutu produksi, peningkatan kompetensi dan promosi penjualan.

Strategi efisiensi biaya difokuskan pada efisiensi biaya produksi dibalik kenaikan harga barang akibat kenaikan harga BBM dan menguatnya dollar, efisiensi tenaga kerja dan optimalisasi kapasitas pengolahan. Kapasitas pengolahan ditetapkan pada kapasitas optimal yang efisien, sementara untuk kapasitas maksimal masih diperlukan waktu dan biaya yang besar untuk mencapainya.

Strategi penjaminan mutu produksi difokuskan pada konsistensi mutu, peningkatan mutu produksi dengan sasaran High SIR20 hingga mencapai mutu SIR10. Hal ini harus dilakukan mengingat kebutuhan pasar luar negeri yang menghendaki kualitas High SIR20. Strategi ini juga dibarengi dengan upaya peningkatan mutu bahan olah karet (Bokar) dengan melakukan pembelian secara selektif yang diarahkan pada target pencapaian mutu SIR20.

Strategi peningkatan kompetensi difokuskan pada pendalaman kompetensi operator pengolahan dengan cara alih kompetensi dari tenaga ahli berpengalaman yang dikontrak. Gelora inovasi dan kreativitas untuk mendapatkan sistem terbaik, selalu didengungkan pada setiap apel pagi. Saat inipun sedang dimulai program pengembangan karir karyawan untuk memacu penguasaan kompetensi yang lebih tinggi, dan juga untuk memicu adrenalin karyawan untuk lebih berprestasi unggul. Peluang pengembangan karir dibuka seluas-luasnya bagi karyawan yang mau dan mampu berprestasi.

Strategi promosi penjualan dengan memberdayakan teknologi informasi difokuskan pada upaya memperkenalkan merk “KBY” sebagai produksi PT Nusantara Batulicin kepada pasar dunia dengan harga bersaing, sehingga didapatkan pembeli long-term contract pada tahun 2015.

Tahun 2015 telah berlalu 5 bulan, namun dengan jalan yang telah dirintis sejak tahun 2014, serta keberanian Tim Manajemen, pintu bagi PT Nusantara Batulicin telah terbuka lebar untuk menuju keberhasilan di tahun 2015 ini.

Sejalan dengan moto pada HUT Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu tahun 2015, maka PT Nusantara Batulicin akan “MEKAR BERSEMI”<sg>

PKR mekar bersemi 2015

Inovasi tiada henti

Penyerahan penghargaan inovasi Tim Teknik

Penyerahan penghargaan inovasi Tim Teknik

2 Mei 2015

Dalam setiap pengarahan pagi kepada seluruh karyawan, Manajemen PT Nusantara Batulicin selalu mengingatkan bahwa inovasi dan kreativitas dari setiap individu di PT Nusantara Batulicin adalah penting dan diharapkan selalu muncul. Standar Operasional Prosedur, norma, instruksi manual, dan pengalaman dari Senior, boleh menjadi acuan kerja. Tetapi tidak boleh berhenti sampai disitu. Selalu dan selalu harus dicari jalan terbaik. Jangan pernah merasa puas.

Di Pabrik Karet Remah Karang Bintang, terdapat permasalahan tidak tercapainya kapasitas olah, salah satu penyebabnya adalah kapasitas drier yang tidak mungkin dapat memenuhi tuntutan kapasitas olah 3.0 ton per jam sebagaimana kapasitas pabrik terpasang. Sejak beroperasi tahun 2014, kapasitas drier tertinggi hanya 2,4 ton. Berbagai upaya telah dilakukan, mulai dari menambah volume trolley yang berakibat pada tidak ratanya kematangan SIR20 dan dengan menambah kecepatan drier yang berakibat SIR20 banyak yang mentah.

Sampai pada hasil pengamatan Mais Awaludin (Kepala Kerja Teknik Bengkel) dan Dwi Sugiantoro (Mekanik Listrik) yang mengamati adanya kehilangan waktu menunggu pada saat trolley keluar dari drier hingga siap dibongkar. Dari hasil pengamatannya, terdapat waktu menunggu 15 detik. Dengan sedikit modifikasi pada limit switch, waktu tunggu ini berhasil dihilangkan, dengan demikian terjadi penghematan waktu 15 detik per trolley. Dengan adanya penghematan waktu ini maka terjadi peningkatan kapasitas sebesar 300 kg per siklus trolley.

Keberhasilan Tim Teknik tersebut mendapatkan acungan jempol dari seluruh karyawan dan langsung mendapat apresiasi dari Manajemen PT Nusantara Batulicin.

Keberhasilan itupun semakin memicu semangat bersaing karyawan untuk menjadi karyawan yang terbaik, yang berada di perusahaan yang terbaik.

Yes!!! Kita Bisa!!

 

Pergantian Direktur PTNB

Batulicin, 11 April 2015

DSC05832-2

Setelah melalui perpanjangan masa jabatan sejak berakhirnya masa jabatan Direktur pada 27 Desember 2014, akhirnya pada tanggal 11 April 2015 dilaksanakan serah terima jabatan Direktur PT Nusantara Batulicin, dari Bapak Sofyan Nasution kepada Bapak Zaenal Arifin, bertempat di ruang Kantor Pabrik Karet Karang Bintang. Acara serah terima disaksikan oleh wakil Pemegang Saham, yaitu Bapak Pandapotan Girsang, Direktur Pemasaran, Perencanaan dan Pengembangan PTPN XIII dan Bapak VT Moses Situmorang, Kepala Bagian Perencanaan Strategis & Pengembangan Usaha PTPN XIII, serta jajaran manajemen PT NB.

Sofnas-7-1

Bapak Sofyan Nasution yang telah menjabat sebagai Direktur Utama PTNB sejak 21 Maret 2012, mengundurkan diri dari jabatannya setelah diperpanjang selama 3 bulan. Dengan pengalaman beliau sebelumnya pada saat masih bertugas di PTPN XIII sebagai Manajer Kebun, Kepala Bagian Satuan Pengawasan Internal (SPI) dan Kepala Bagian Sekretaris Perusahaan, sudah melebihi bekal beliau sebagai Direktur Utama PTPN XIII. Selama masa jabatannya, beliau selalu menekankan kunci keberhasilan pabrik karet adalah daya saing, yang terletak pada biaya dan mutu. Berbagai upaya efisiensi telah dilakukan, sehingga pada saat menjelang masa jabatannya, bulan Januari – Maret 2015, telah didapatkan biaya olah ideal. Soal mutu SIR20, beliau hanya mentolerir kegagalan mutu maksimal 1%. Hampir di setiap kesempatan, kepada jajaran manajemen maupun seluruh karyawan, beliau selalu menekankan pentingnya mutu agar produk PTNB dengan merk dagang “KBY” dapat diterima pasar. Dan hal ini terbukti bahwa selama ini PTNB belum pernah menerima komplain dan klaim dari pembeli. Dengan berlandaskan mutu pula, PTNB telah berhasil melaksanakan ekspor ke Malaysia dan California. Produksi milik PTPN XIII yang diolah di PTNB dengan merk  “KBY” juga laris di pasar ekspor Pakistan, Turki, China dan Australia. Hambatan selama ini yang belum berhasil diselesaikan adalah status lahan pabrik yang masih milik PTPN XIII, perolehan modal kerja, perolehan areal kebun Inti dan perolehan dana untuk pembangunan kebun palsma pola HTR.

Foto ZaenalArifin 2015-2

Bapak Zaenal Arifin, sebelumnya sebagai Manajer Pabrik Karet PT Nusantara Batulicin sejak 8 April 2013, telah berpengalaman sebagai Manajer Pabrik Sawit di PTPN XIII, sebelumnya berpengalaman sebagai Manajer Pabrik Karet di perusahaan swasta. Sebagai Direktur PT Nusantara Batulicin, cukup besar tantangan yang menghadang. Sebelumnya Direktur ada 2 (dua) orang, sekarang hanya 1 (satu) orang sesuai keputusan Pemegang Saham, Modal Kerja yang direncanakan akan diterima mulai bulan Januari 2015 sesuai RKAP 2015, ternyata sampai dengan saat ini masih belum dikucurkan oleh Pemegang Saham. Namun dengan dukungan jajaran manajemen dan kedekatannya dengan seluruh karyawan, beliau yakin akan dapat membawa PT Nusantara Batulicin menuju keberhasilan. Selama menjabat sebagai Manajer Pabrik , beliau telah berhasil membangun budaya mutu dan efisien di lingkungan karyawan pabrik. Beliaupun juga telah berhasil meyakinkan seluruh karyawan bahwa tahun 2015 inipun PT Nusantara Batulicin bisa berhasil, asalkan seluruh karyawan siap untuk bekerja keras dan menyatukan langkah untuk tujuan bersama.

Semoga jayalah PT Nusantara Batulicin. Buktikan slogan : Yes!! Kita Bisa!!

<sg>

DSC05856-1

DSC05849-1

DSC05847-1

DSC05844-1

 

 

 

 

 

 

 

Selamat Tahun Baru 2015

SelamatTahun Baru 2015

SelamatTahun Baru 2015

Semoga hari ini lebih baik dari hari kemarin,

Semoga hari esok lebih baik dari hari ini.

Masa depan komoditi karet

Batulicin, 14 Desember 2014

Sejak terjadinya penurunan harga karet dunia yang diawali pada bulan Januari 2014 dan berlanjut hingga saat ini, berbagai analisis tentang harga karet berkembang. Ada yang memprediksi penurunan harga ini akan berakhir pada pertengahan tahun 2014 seiring dengan adanya kemarau panjang, badai El Nino, membaiknya perekonomian di China sebagai konsumen karet terbesar di duia, menurunnya produksi karena petani enggan menyadap karet, dan lain-lain. Pada kenyataannya, harga karet yang pada akhir Nopember 2014 sempat naik ke USD 1,60 / kg, kini turun lagi menjadi USD 1,40 / kg. Tidak kunjung membaiknya harga karet, menyebabkan petani karet di India, Vietnam, Thailand dan Indonesia menjadi jenuh dan beralih ke komoditi lain, bahkan ada yang sudah menebang pohon karetnya. Di Kalimantan Selatan, Pemkab Tabalong mendorong petani karet untuk beralih ke kelapa sawit (http://www.metro7.co.id/2014/10/harga-karet-mentah-anjlok-bupati-anang.html) atau menanam pohon aren (http://www.kalimantan-news.com/berita.php?idb=26306#). Thailand, sebagai negara penghasil dan eksportir karet terbesar dunia, telah mendorong petaninya untuk menebang 350.000 pohon karet setahun demi meningkatkan harga karet dan menyarankan petaninya untuk menanam kelapa sawit. Pemerintah Thailand mengharapkan petani akan menebang karet seluas 160.000 hektar atau 8% dari total areal tanaman karet di Thailand dan memberi ruang bagi pengembangan kelapa sawit. (The Wall Street Journal by Hileng Tan, 12 Agustus 2014, http://www.wsj.com/articles/thailand-encourages-rubber-farmers-to-switch-crops-1407839494#).

Kami telah membujuk petani untuk menjaga pohon karet karena mereka telah menginvestasikan banyak uang dan waktu, tetapi mereka memiliki hak untuk menebang pohon karet mereka,” kata Nguyen Dac Hung, Kepala Departemen Pertanian dan Pembangunan Pedesaan Distrik Tan Bien, Vietnam. Dan petani telah menebang pohon karet muda mereka. (Vietnam News, 16 Juni 2014, http://vietnamnews.vn/economy/256224/latex-prices-plunge-rubber-trees-axed.html).

Bagaimana sebenarnya masa depan komoditi karet? Memang, dengan menurunnya produksi karet dunia, harga pasti akan naik. Tapi, apakah tidak mungkin lagi untuk meningkatkan produksi karet?

Malaysia, salah satu negara penghasil karet dunia, tetap menilai bahwa karet adalah produk unggulan bagi negaranya, dan mengkhawatirkan petaninya akan beralih ke komoditi lainnya. Untuk membantu pemasaran karet di Malaysia, tahun lalu Pemerintah Malaysia memproduksi sarung tangan secara besar-besaran untuk disumbangkan ke Afrika. Tetapi upaya itu masih belum cukup, karena harga masih belum membaik.

Untuk ini diperlukan upaya yang sangat besar sehingga dapat menjamin keberlangsungan komoditas karet di Malaysia. Upaya tersebut sedang dilakukan oleh Pemerintah Malaysia yaitu Bantuan untuk Petani Karet dan Proyek Fenomenal “Rubberized Road”.

Berikut ini adalah teks lengkap dari Anggaran 2015 yang diajukan oleh Perdana Menteri dan Menteri Keuangan Datuk Seri Najib Razak di Dewan Rakyat : 143. Baru-baru ini, Pemerintah memberikan bantuan khusus RM500 untuk petani karet dipengaruhi oleh penurunan harga karet. Dewan Karet Malaysia (MRB) akan mengalokasikan RM100 juta untuk menerapkan regulasi mekanisme harga di tingkat petani untuk melindungi petani dari kerugian yang ditimbulkan, terutama ketika harga pasar dunia jatuh di bawah harga minimum. MRB juga akan memberikan pinjaman lunak dari RM6.4 juta sebagai modal kerja untuk 64 petani koperasi untuk membeli karet langsung dari 442.000 petani karet nasional.(New Straits Times, Sunday, 14 December 2014, 2:08 PM, http://www.nst.com.my/node/41524)

Pada Oktober 2014, Pemerintah Malaysian mengumumkan rencana untuk membangun jalan menggunakan rubberized road mulai tahun 2015 untuk meningkatkan permintaan karet domestik dan mengurangi tekanan terhadap harga. Pemerintah Thailand juga mengumumkan rencana serupa pada Agustus 2014.(The Smartcube, Will Rubber Prices Continue to Nose-Dive byMayank Taneja, Senior Analyst, Dec 05,2014, http://www.thesmartcube.com/insights/blog/blog-details/insights/2014/12/05/will-rubber-prices-continue-to-nose-dive).

Apakah Rubberized asphalt concrete (RAC) itu? Apakah hubungannya dengan judul tulisan ini?

Rubberized asphalt concrete (RAC), disebut juga asphalt rubber atau rubberized asphalt, adalah bahan pengerasan yang terdiri dari beton aspal biasa yang dicampur dengan karet remah dari daur ulang ban. Karet aspal adalah pasar tunggal terbesar untuk karet tanah di Amerika Serikat, mengkonsumsi sekitar £ 220,000,000 (100.000.000 kg), atau sekitar 12 juta ban per tahun. (http://en.wikipedia.org/wiki/Rubberized_asphalt)

Penggunaan aspal karet sebagai bahan pengerasan dipelopori oleh kota Phoenix, Arizona pada tahun 1960 karena memiliki daya tahan tinggi. Sejak itu banyak yang tertarik karena kemampuannya untuk mengurangi kebisingan jalan. Di seluruh negara bagian Amerika Serikat telah menggunakan aspal karet. Belgia juga telah menggunakannya.
“Malaysia plans to build rubberized roads from 2015 in a bid to boost domestic consumption and shore up battered prices of rubber, after a price-floor plan by major producing nations proved tough to implement among farmers desperate for cash.” (Nongkhai Central Rubber Market, Thursday, 16 October 2014).
Menurut laporan berita Straits Times, Malaysia akan mempersiapkan untuk membangun rubberised road pertama pada bulan Juni 2015. Datuk Amar Douglas Uggah Embas, Menteri Industri Perkebunan dan Komoditas mengatakan hal ini pada media briefing.
Dia menjelaskan bahwa beberapa negara sudah mulai penelitian tentang berbagai penggunaan karet, terutama di bidang konstruksi. Beberapa dari mereka telah menggunakan karet alam (NR) untuk pembangunan jalan. Malaysia juga akan menjadi salah satu dari mereka, katanya.
Thailand telah melakukan uji coba dengan 3,3 ton karet alam per km untuk pembangunan rubberised road. Hasil menunjukkan bahwa meskipun biaya awal yang tinggi, namun pemeliharaan jangka panjang lebih rendah dibandingkan dengan setara aspal.
Dua persyaratan kontrol kualitas yang diperlukan bila menggunakan karet aspal: (a) karet remah cenderung untuk memisahkan dan menetap di semen aspal dan karenanya karet aspal perlu diaduk terus menerus untuk menjaga partikel karet tersuspensi dan (b) karet remah rawan degradasi (devulkanisasi dan depolimerisasi) dan dengan demikian kehilangan elastisitas jika karet aspal berada pada suhu tinggi selama lebih dari 6-8 jam. Ini berarti karet aspal harus digunakan dalam waktu 8 jam setelah produksi (http://en.wikipedia.org/wiki/Rubberized_asphalt).

Dari uraian diatas, dapat dibayangkan kalau produksi karet Malaysia dan Thailand terserap untuk membangun jalan di negaranya sendiri, sementara permintaan karet dari Amerika Serikat dan Eropa untuk kebutuhan yang sama juga akan meningkat. Haruskah petani karet Indonesia beralih ke komoditi lain?

Ekspor ke Amerika Serikat

Batulicin, 31 Oktober 2014

SIR20 siap stuffing di Pelabuhan Samudera Batulicin 25 Okt 2014

SIR20 siap stuffing di Pelabuhan Samudera Batulicin 25 Okt 2014

Prestasi baru dicapai oleh PT Nusantara Batulicin (PTNB), karena berhasil menembus pasar baru, Amerika Serikat. PTNB sebelumnya telah melaksanakan ekspor SIR 20 ke Malaysia. Sudah menjadi tekad bagi manajemen untuk membuka pasar seluas-luasnya. Beberapa upaya telah dilakukan untuk membuka pasar baru di luar negeri. Beberapa calon pembeli telah didekati agar mau membeli produksi SIR20 PTNB. Diantaranya bahkan telah mengunjungi pabrik karet PTNB, antara lain dari Oman dan China. Tetapi mereka belum mau membeli SIR20 PRNB, karena terjadi gejolak harga sehingga pasar lesu.

Dari informasi internet bahwa Centrotrade merupakan trader besar dengan banyak kantor cabang di seluruh dunia. Maka PTNB mencoba untuk menawarkan SIR20 dan mereka tertarik.

Untuk penjualan kali ini, sifatnya “perkenalan” hanya sejumlah 3 container. Penjualan ini akan dilanjutkan dengan penjualan selanjutnya dengan jumlah yang lebih besar dan dengan tujuan ke negara lain, misalnya ke Canada, Australia dan Eropa.

Pada tanggal 24 Oktober 2014, dilaksanakan stuffing di Pelabuhan Samudera Batulicin. Pada tanggal 28 Oktober 2014 pkl. 16.00 Wita kapal PRATIWI RAYA V.19/12 berangkat membawa muatan ke  Surabaya. pada tanggal 30 Oktober 2014, begitu kapal merapat di Pelabuhan Surabaya pada tanggal 30 Oktober 2014, muatan diturunkan. Pada tanggal 31 Oktober 2014 diadakan re-stuffing dari container lokal ke container eksport. Direncanakan, muatan akan diangkut dengan kapal Rubine Schulte V.1412 pada Senin, 3 Nov 2014, dan diprediksi akan sampai di Los Angeles 35 hari kemudian.

[sg]

SIR20 PTNB tiba di Depo SPIL Japfa Surabaya tgl. 31 Okt 2014

SIR20 PTNB tiba di Depo SPIL Japfa Surabaya tgl. 31 Okt 2014

 

Container siap diisi SIR20

Container siap diisi SIR20

SIR20 PTNB tiba di Depo SPIL Japfa Surabaya tgl. 31 Okt 2014

SIR20 PTNB tiba di Depo SPIL Japfa Surabaya tgl. 31 Okt 2014

Kami bisa ekspor ke Amerika Serikat.

Kami bisa ekspor ke Amerika Serikat.

Direktur Utama PTNB blusukan untuk memastikan stuffing dilaksanakan dengan baik

Direktur Utama PTNB blusukan ke pelabuhan untuk memastikan stuffing dilaksanakan dengan baik

Suasana stuffing di Depo SPIL Surabaya tgl. 31 Okt 2014

Suasana stuffing di Depo SPIL Surabaya tgl. 31 Okt 2014

Restuffing dari container lokal ke container eksport tgl. 31 Okt 2014

Restuffing dari container lokal ke container eksport tgl. 31 Okt 2014

SIR20 sebelum dimasukkan ke dalam container, dipastikan kebersihannya

SIR20 sebelum dimasukkan ke dalam container, dipastikan kebersihannya