Archives

now browsing by author

 

Pemenang Lomba Slogan

Karang Bintang, 6 Desember 2018

by Admin

Setelah melalui proses penilaian yang sangat sulit karena semua karya sangat bagus dan penuh greget, akhirnya harus dipilih juga 20 karya terbaik dari karya yang diterima panitia.

Sebagai pemenang Lomba Slogan K3 & Motivasi PT Nusantara Batulicin Tahun 2018 adalah sebagai berikut :

  1. Karya Sdr Surmayadi

    by Cumang

  2. Karya Sdr. M. Hairuddin

    by M.Hairuddin

  3. Karya Sdr. Supriyanto

    by Supriyanto

  4. Karya Sdr. Athar Adhiyasa

    by Athar

  5. Karya Sdr. Chairil Hamdah

    by Chairil Hamdah

  6. Karya Sdr. Dwi Sabda Aditya

    by Adit

  7. Karya Sdr. Fudholi

    by Dolli

  8. Karya Sdr. Syahrudin Anwar

    by Syahrudin Anwar

  9. Karya Sdri. Paramytha Dewi P.

    by Mytha

  10. Karya Sdr. Sadam Husen

    by Sadam Husen

  11. Karya Sdr. Syaiful Ilmi

    by Saiful Ilmi

  12. Karya Sdr. Miftahudi

    by Miftahudi

  13. Karya Sdr. Rudi Prasetyo

    by Rudi

  14. Karya Sdr. Zulkifli

    by Zulkifli

  15. Karya Sdr. Rusdianor

    by Rusdi

  16. Karya Sdr. Bagus Sugiarto

    by Bagus Sugiharto

  17. Karya Sdr. Firdi Alfianor

    by Firdi Alfianor

  18. Karya Sdr. Slamet Riyadi

    by Slamet Riyadi

  19. Karya Sdr. Lalu Herman

    by Lalu Herman

  20. Karya Sdr. Wahyu Eko Saputro

    by Wahyu Eko

Hadiah akan diserahkan kepada pemenang pada Hari Sabtu, tanggal 8 Desember 2018 pkl. 07.00 Wita

Lomba Slogan & Motivasi ini merupakan New Era bagi PTNB dalam memasuki era budaya Inovasi & Kreativitas di lingkungan PTNB, khususnya bagi kaum Millenial yang penuh semangat untuk perubahan menuju masa depan yang lebih cerah (for The Brighter Future), dalam rangka memenangi persaingan.

Semoga langkah awal ini dapat berkelanjutan untuk mencapai Visi Pemegang Saham dan akhirnya….. Karyawan Sejahtera.

Amin.

 

 

PHK karena Kesalahan Berat (3)

Dalam UU Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003 Pasal 158 disebutkan bahwa karyawan yang melakukan kesalahan berat (berjudi, mabuk, penganiayaan, dll.) dapat di PHK tanpa melalui proses PHI.

Banyak Peraturan Perusahaan (PP) maupun Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang mengadopsi pasal tersebut.

Melalui Putusan Mahkamah Konstitusi yang menganulir Pasal tersebut, maka terbitlah Surat Edaran Menteri Tenaga Kerja Nomer SE-13/MEN/SJ-HK/I/2005 tanggal 7 Januari 2005, dapat dibaca dibawah ini.

Read More…

PHK Karena Kesalahan Berat (2)

Dalam UU Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003 Pasal 158 disebutkan bahwa karyawan yang melakukan kesalahan berat (berjudi, mabuk, penganiayaan, dll.) dapat di PHK tanpa melalui proses PHI.

Banyak Peraturan Perusahaan (PP) maupun Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang mengadopsi pasal tersebut.

Melalui website ini akan disajikan beberapa artikel tentang hal ini untuk memberikan pemahaman kepada kita semua agar perusahaan kita tidak sampai terjebak dalam masalah kasus hukum yang berlaku. Yang kedua adalah dari kiriman Novansyah Siregar, Advocat, melalui linkedin.

Read More…

PHK Karena Kesalahan Berat (1)

Dalam UU Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003 Pasal 158 disebutkan bahwa karyawan yang melakukan kesalahan berat (berjudi, mabuk, penganiayaan, dll.) dapat di PHK tanpa melalui proses PHI.

Banyak Peraturan Perusahaan (PP) maupun Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang mengadopsi pasal tersebut.

Melalui website ini akan disajikan beberapa artikel tentang hal ini untuk memberikan pemahaman kepada kita semua agar perusahaan kita tidak sampai terjebak dalam masalah kasus hukum yang berlaku. Yang pertama adalah dari koranperdjoeangan.com

Read More…

Kebenaran atau Pembenaran ?

Artikel berikut merupakan tulisan dari Jemy V Confido yang biasa disajikan di majalah Lionmag Lion Air.

Saya sendiri sudah mengikuti blognya sejak tahun 2008, isinya lebih banyak tentang kisah-kisah wisdom (kebijaksanaan), oleh sebab itu dia menyebut blognya sebagai “Wisdom in the Air”. Orangnya masih muda, waktu itu (2009) bekerja di bagian Learning Center PT.Telkom.

Banyak tulisannya yang saya simpan dan akan saya share melalui NBKC ini.

Kali ini adalah tentang “Kebenaran” dan “Pembenaran”, yang mengulas tentang sifat manusia yang seringkali tidak dapat menerima “kebenaran” (kenyataan apa adanya) dan justru malah mencari “pembenaran” untuk mendukung argumentasi kegagalannya.

Silahkan simak dibawah ini

Read More…

Manajemen Produksi: Pengertian, Fungsi, Ruang Lingkup, dan Aspek

Artikel dari blog maxmonroe.com tentang pengertian, fungsi, ruang lingkup dan aspek Manajemen Produksi yang sangat lengkap.

 

Manajemen Produksi: Pengertian, Fungsi, Ruang Lingkup, dan Aspek

Pengertian Manajemen Produksi
Ilustrasi Manajemen Produksi

Pengertian Manajemen Produksi

Daftar isi

Apa itu manajemen produksi? Pengertian Manajemen Produksi adalah sebagai penataan proses pengubahan bahan mentah menjadi produk atau jasa yang diinginkan sehingga memiliki nilai jual. Menurut situs UK Esays, produksi ini dikategorikan menjadi beberapa bagian berdasarkan teknik:

  • Produksi yang diambil dari bahan mentah langsung kemudian diekstrak menjadi produk yang diinginkan. Misalnya ekstraksi minyak untuk dibuat menjadi berbagai macam produk.
  • Produk yang didapatkan dengan cara memodifikasi bahan baik secara kimiawi atau parameter mekanis tanpa mengubah atribut fisiknya. Misalnya dilakukan dengan memanaskan bahan baku di suhu yang tinggi.
  • Produksi dengan cara perakitan, misalnya komputer atau mobil.

Pemahaman pengertian manajemen produksi ini kerap dikesampingkan. Padahal dari sini sebuah bisnis bisa melakukan efisiensi karena bagian ini memerlukan dana yang tidak sedikit. Idealnya, bidang produksi harus melakukan beberapa hal seperti:

  • Peningkatan produktivitas
  • Menggunakan simbiosis industri
  • Perlindungan karyawan dari bahaya fisik
  • Penghilangan material yang berbahaya

Hal-hal di atas merupakan bagian yang paling banyak menguras kantong. Belum lagi hukum yang berlaku, peraturan buruh dan juga hambatan lain yang berefek besar pada budgeting produksi. Karena itu, penataan bagian produksi tidak hanya terbatas pada membeli bahan baku murah saja, tapi pembetukan sistem dan pemanfaatan teknologi supaya bisa bertahan dalam keadaan sulit.

Baca juga: Pengertian Logistik

Manajemen Produksi Menurut Para Ahli

Manajemen produksi merupakan bagian dari bidang manajemen  (baca: Pengertian Manajemen) yang berperan dalam mengkoordinasikan beberapa kegiatan untuk mencapai tujuan. Beberapa ahli menjelaskan pengertian Manajemen Produksi, diantaranya adalah:

1. Handoko (1999: 3)

Menurut Handoko, pengertian manajemen produksi dan operasional adalah berbagai usaha pengelolaan secara optimal penggunaan semua sumberdaya (faktor-faktor produksi); tenaga kerja, mesin-mesin, peralatan, bahan mentah, dan lain sebagainya, didalam proses transformasi bahan mentah dan tenaga kerja menjadi berbagai produk atau jasa.

2. Sofyan Assauri (2008: 19)

Menurut Sofyan Assauri, pengertian manajemen produksi adalah kegiatan untuk mengatur dan mengkoordinasikan penggunaan berbagai sumber daya; sumber daya manusia, sumber daya alat, sumber daya dana, dan bahan, secara efektif dan efisien untuk menciptakan dan menambah kegunaan sebuah barang atau jasa.

3. Heizer dan Reider (2011:4)

Menurut Heiser dan Reider, Manajemen Produksi adalah rangkaian kegiatan yang menghasilakn nilai dalam bentuk barang dan jasa dengan mengubah input menjadi output.

4. Irham Fahmi (2012:3)

Menurut Irham Fahmi, pengertian manajemen produksi adalah sebuah ilmu manajemen yang membahas secara menyeluruh bagaimana pihak manajemen produksi perusahaan menggunakan ilmu dan seni yang dimiliki dengan mengarahkan dan mengatur orang-orang untuk mencapai hasil produksi yang diinginkan.

Artikel Terkait: Manajemen Operasional

Fungsi Manajemen Produksi

Seperti yang kita ketahui pada pengertian manajemen produksi, mereka tidak hanya melakukan proses produksi, tapi juga melakukan berbagai hal lainnya. Menurut Sofian Assauri (2004: 22), ada empat fungsi terpenting pada manajemen produksi, diantaranya:

1. Perencanaan

Ini adalah keterkaitan dan pengorganisasian kegiatan produksi yang akan dilakukan dengan dasar waktu atau periode tertentu. Dengan perencanaan yang baik maka akan meminimalisir biaya produksi sehingga perusahaan bisa menentukan harga yang sehat dan meraih untung yang besar.

2. Proses Pengolahan

Ini adalah metode atau teknik yang digunakan untuk mengolah masukan (input). Proses ini sangat penting untuk pemanfaatan sumber daya secara maksimal dan efisien.

3. Jasa Penunjang

Sarana yang diperlukan untuk penetapan dan metode yang digunakan agar proses pengolahan bisa dilakukan secara efektif dan efisien. Hal ini seringkali diperlukan guna membantu perusahaan bersaing secara sehat dengan meningkatkan produksi dan hasil yang berkualitas.

4. Pengendalian/ Pengawasan

Ini merupakan fungsi untuk menjamin pelaksanaan kegiatan sesuai dengan perencanaan, dengan begitu maksud dan tujuan dalam menggunakan dan pengolahan masukan (input) dapat dilaksanakan.

Proses ini akan membantu perusahaan mencapai visi dan misi, meningkatkan reputasi perusahaan, serta mempermudah pekerjaan departemen lain seperti marketing, finansial atau pun personalia. Mereka memiliki tanggung jawab untuk memproduksi barang yang sesuai standar pasar sehingga penjualan bisa meningkat.

Peran manajemen produksi ini tentu saja sangat besar meskipun pada bisnis skala kecil. Ketika menejemen produksi dilakukan dengan tepat, bukan tidak mungkin biaya produksi mampu ditekan.

Di samping itu, hal ini juga penting untuk melihat apakah sumber daya yang dimiliki benar-benar efektif. Selain itu, kerjasama antara beberpaa bidang juga sangat diperlukan, khususnya bidang operasional yang nanti bersentuhan dengan konsumen secara langsung.

Baca juga: Manajemen Pemasaran

Ruang Lingkup Manajemen Produksi

Dilihat dari cara mengambil kebijakan utama dan keputusan, ada tiga kategori di dalam ruang lingkup manajemen produksi:

1. Keputusan/ Kebijakan Mengenai Desain

Keputusan ini termasuk dalam keputusan jangka panjang, dimana di dalamnya meliputi; penentuan desain produk yang akan dibuat, lokasi dan tata letak pabrik, desain kegiatan pengadaan masukan yang diperlukan, desain metode dan teknologi pengolahan, desain organisasi perusahaan, dan desain job description dan job specification.

2. Kebijakan/ Keputusan Mengenai Transformasi

Keputusan operasi ini sifatnya jangka pendek, berkaitan dengan keputusan taktis dan operasional. Kebijakan ini mencakup jadwal produksi, gilir kerja (Shift), anggaran produksi, jadwal penyerahan masukan ke sub-sistem pengolahan, dan jadwal penyerahan keluaran ke pelanggan atau penyelesaian produk.

3. Keputusan/ Kebijakan Mengenai Perbaikan

Kebijakan ini sifatnya berkesinambungan, maka kebijakan ini dilakukan secara rutin. Beberapa kegiatan yang ada di dalamnya meliputi perbaikan secara kontinu terhadap mutu keluaran, keefektifan dan keefisienan sistem, kapasitas dan kompetensi dari para pekerja, perawatan sarana kerja atau mesin, serta perbaikan terus-menerus atas metode penyelesaian atau pengerjaan produk.

Baca juga: Pengertian Efektivitas

Aspek-Aspek Manajemen Produksi

Untuk mendapatkan hasil produksi yang sesuai harapan, perlu dilakukan beberapa tahapan penting dalam proses produksi. Berikut ini tahapan dan aspek di dalam Manajemen Produksi:

1. Perencanaan Produksi

Tujuan perencanaan produksi adalah agar proses produksi yang dilaksanakan berjalan secara sistematis. Beberapa keputusan yang berhubungan dengan perencanaan produksi diantaranya;

  • Jenis barang
  • Bahan baku yang digunakan
  • Kualitas barang
  • Kuantitas barang
  • Pengendalian produksi

2. Pengendalian Produksi

Pengendalian atau kontrol produksi sangat diperlukan agar proses produksi berjalan sesuai dengan perencanaan yang ditentukan dengan biaya yang optimal. Beberapa kegiatan dalam pengendalian produksi;

  • Membuat perencanaan
  • Menyusun jadwal kerja
  • Menentukan target market produk

3. Pengawasan Produksi

Tujuan pengawasan produksi adalah agar hasil produksi sesuai dengan apa yang diharapkan, tepat waktu, dan dengan biaya yang optimal. Beberapa kegaitan pengawasan produksi adalah:

  • Menetapkan kualitas barang
  • Membuat standar barang
  • Pelaksanaan produksi sesui jadwal

Bagaimana Agar Produksi Berjalan Efektif?

Mengutip dari Valleysierrasbdc.com, setelah kita memahami pengertian manajemen produksi, langkah selanjutnya adalah melakukan planning produksi. Prosesnya meliputi pengaturan, pengendalian, dan optimasi pekerjaan serta beban kerja.

Penjadwalan digunakan untuk mengoperasikan mesin, pendanaan, sumber daya, proses produksi dan pembelian material. Nah, penjadwalan atau scheduling ini terbagi menjadi dua macam:

  1. Forward scheduling
  2. Backward scheduling

Manajemen Produksi vs Manajemen Operasional

Meskipun berbeda, kedua departemen ini saling berkaitan. Cuma kalau dilihat dari pengertian manajemen produksi dan operasional sedikit mirip. Tapi, keduanya jelas berbeda. Sangat berbeda! Seperti yang dijelaskan dalam UK Essays:

  1. Output: Dari segi output, manajemen produksi berhubungan dengan pembuatan produk seperti komputer, mobil dan sebagainya. Nah, kalau manajemen operasional akan berperan sebagai produk dan servisnya.
  2. Usage of Output: Produk diproduksi di waktu tertentu, sementara service dilakukan secara langsung.
  3. Klasifikasi Pengerjaan: Beberapa produk seperti komputer atau mobil, karyawan produksi cenderung lebih sedikit ketimbang servis.
  4. Costumer Contact: Costumer contact tidak terlibat produksi namun lebih banyak di bidang servis.

Baca juga: Manajemen Personalia

Penutup

Demikianlah penjelasan mengenai pengertian Manajemen Produksi, Fungsi, Ruang Lingkup, dan Aspek-Aspek dalam Manajemen Produksi. Semoga bermanfaat.

 

Sumber : https://www.maxmanroe.com/vid/manajemen/pengertian-manajemen-produksi.html

 

(Untitled)

Bagi Anda yang ingin memiliki masa depan yang lebih baik

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh

Baca dibawah ini
http://www.zonasukses.com/blog/masa-depan-yang-cerah/

Salam

Rahmat
ZonaSukses.club

ZonaSukses.com
SuksesOptimis.com
Motivasiislami.com

Read More…

Saatnya Menjalani Gaya Hidup Sebagai Juara Yang Penuh Prestasi serta Kebanggaan

Saya terkagum-kagum dengan keberhasilan teman dan rekan saya yang begitu cepatnya. Ada apa gerangan? Ternyata, setelah saya selidiki, mereka memiliki sebuah sistem yang luar biasa, yang akan saya kabarkan kepada Anda.

Tahukah Anda, orang-orang sukses itu bukanlah mereka yang segalanya hebat. Ini hanya mitos! Anda tidak perlu hebat di segala bidang. Lalu bagaimana? Jawabannya akan segera Anda ketahui dibawah ini.

Read More…

Pengertian Inovasi dan Kreatif

Apakah bedanya inovasi dan kreativitas? Apakah perbedaan dan persamaan dari inovasi dan kreativitas?

Silakan baca disini.

Read More…

Kreativitas, Inovasi dan Kewirausahaan

Kewirausahaan tidak akan terlepas dari inovasi. Penemuan produk, proses atau paradigma baru itulah yang akan menggerakkan roda kapitalisme. Hal-hal baru tersebut sangat dipengaruhi proses kreatif yang dilalui oleh seorang individu, termasuk didalamnya personality dan latar belakang individu tersebut.

Fitri Safira, Staf Pengajar PPM Manajemen, menguraikannya disini.

Read More…