Harga jalan bokar PTNB hari Senin- Rabu, 22 - 24 Mei 2017 = Rp.12.750,- per kg karet kering.
00-Mekar Bersemi di Tahun 20151 02-Peresmian Pabrik Karet PTNB Tahun 20132 03-Peresmian Pabrik Karet PTNB Tahun 20133 04-Pengurus PTNB Tahun 2012-20144 05-Upacara 17 Agustus 20145 06-Pelatihan Karyawan PTNB 20136 07-Penerimaan Bokar Petani7 08-Penerimaan Bokar Petani8 09-Produksi SIR20 KBY9 10-Ekspor Perdana KBY10 11-Kegiatan Ekspor SIR2011 12-AntriBokar12 12-RUPS LK201613 13-Kegiatan Pelabuhan Surabaya14 14-Laboratory PTNB15 15-Mekar Bersemi di Tahun 201516 01-Pengurus PTNB tahun 201717
css slider by WOWSlider.com v8.6

May, 2015

now browsing by month

 

Produksi “KBY” melanglang dunia

Logo SIR20 KBY PTNB

 

Batulicin, 29 Mei 2015

Dalam kondisi pasar karet dunia yang sedang lesu, produksi SIR20 PT Nusantara Batulicin dengan brand merk “KBY” semakin dikenal dunia. Diawali sejak tahun 2013, produksi SIR20 PT Nusantara Batulicin telah diekspor ke Malaysia, yaitu ke Kuching, Port Klang dan Penang. Beberapa kali pengiriman dilakukan hingga tahun 2014 melalui pembeli , yaitu Welcome Trade Co Pte Ltd Singapore dan Coldspec Trading Co Pte Ltd. Penang, Malaysia.

Berikutnya adalah pengiriman ke Los Angeles, California, USA pada bulan Nopember 2014 melalui pembeli berskala internasional yaitu Centrotrade Minerals & Metals, perusahaan yang memiliki cabang-cabang di berbagai negara, perusahaan ini juga menguasai pasar karet terbesar di Malaysia. Pembelian SIR20 produksi PT Nusantara Batulicin oleh Centrotrade akan terus dikembangkan dan ditingkatkan menjadi long-term contract. Dalam bulan Mei 2015, penjualan melalui Centrotrade USA dilakukan ke Ontario/ Canada, dan Norfolk/ Virginia ; sedangkan melalui Centrotrade Deutschland dilakukan ke Durban/ Afrika Selatan. Menyusul pada awal bulan Juni 2015 ini akan dilakukan pengiriman melalui Centrotrade Deutschland.

Melalui kerjasama pengolahan Bokar milik PTPN XIII yang diolah di pabrik karet PT Nusantara Batulicin, juga telah dilaksanakan pengiriman ke luar negeri terhadap produksi SIR20 dengan merk “KBY”. Pada akhir Nopember 2014 yang baru lalu, telah dikirim SIR20 KBY sebanyak 10 container (=201,6 ton) ke Qingdao/ China. Pada awal Desember 2014 telah dikirim SIR20 KBY ke Istanbul/ Turkey dan Melbourne/ Australia. Pada pertengahan Desember 2014 juga telah dilaksanakan pengiriman sebanyak 120,96 ton ke Karachi/ Pakistan dan sebanyak 302,4 ton ke Qingdao/ China.

Setelah merk “KBY” “melanglang buana”, target berikutnya adalah mendapatkan pembeli yang bersedia mengikat kontrak penjualan jangka panjang. Saat ini, sedang dilakukan pendekatan secara intens dengan pabrik ban terbesar di Pakistan dan Turki. Disamping Centrotrade, Welcome Trade Singapore juga akan mulai bekerjasama kembali dengan PT Nusantara Batulicin.

Mulai bulan Juni 2015, PT Nusantara Batulicin akan menerima suntikan dana segar berupa penambahan modal saham disetor dari Pemegang Saham. Momentum ini sangat bertepatan waktunya dengan diakuinya merk “KBY”, beberapa calon pembeli mulai membuka peluang kontrak jangka panjang, serta bertepatan juga dengan mulai membaiknya harga karet dunia.

Namun, berkacadari pengalaman “liar”nya gejolak harga karet dunia selama tahun 2014 hingga April 2015, PT Nusantara Batulicin telah mempersiapkan strategi-strategi dalam menghadapi persaingan, antara lain dengan efisiensi biaya, penjaminan mutu produksi, peningkatan kompetensi dan promosi penjualan.

Strategi efisiensi biaya difokuskan pada efisiensi biaya produksi dibalik kenaikan harga barang akibat kenaikan harga BBM dan menguatnya dollar, efisiensi tenaga kerja dan optimalisasi kapasitas pengolahan. Kapasitas pengolahan ditetapkan pada kapasitas optimal yang efisien, sementara untuk kapasitas maksimal masih diperlukan waktu dan biaya yang besar untuk mencapainya.

Strategi penjaminan mutu produksi difokuskan pada konsistensi mutu, peningkatan mutu produksi dengan sasaran High SIR20 hingga mencapai mutu SIR10. Hal ini harus dilakukan mengingat kebutuhan pasar luar negeri yang menghendaki kualitas High SIR20. Strategi ini juga dibarengi dengan upaya peningkatan mutu bahan olah karet (Bokar) dengan melakukan pembelian secara selektif yang diarahkan pada target pencapaian mutu SIR20.

Strategi peningkatan kompetensi difokuskan pada pendalaman kompetensi operator pengolahan dengan cara alih kompetensi dari tenaga ahli berpengalaman yang dikontrak. Gelora inovasi dan kreativitas untuk mendapatkan sistem terbaik, selalu didengungkan pada setiap apel pagi. Saat inipun sedang dimulai program pengembangan karir karyawan untuk memacu penguasaan kompetensi yang lebih tinggi, dan juga untuk memicu adrenalin karyawan untuk lebih berprestasi unggul. Peluang pengembangan karir dibuka seluas-luasnya bagi karyawan yang mau dan mampu berprestasi.

Strategi promosi penjualan dengan memberdayakan teknologi informasi difokuskan pada upaya memperkenalkan merk “KBY” sebagai produksi PT Nusantara Batulicin kepada pasar dunia dengan harga bersaing, sehingga didapatkan pembeli long-term contract pada tahun 2015.

Tahun 2015 telah berlalu 5 bulan, namun dengan jalan yang telah dirintis sejak tahun 2014, serta keberanian Tim Manajemen, pintu bagi PT Nusantara Batulicin telah terbuka lebar untuk menuju keberhasilan di tahun 2015 ini.

Sejalan dengan moto pada HUT Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu tahun 2015, maka PT Nusantara Batulicin akan “MEKAR BERSEMI”<sg>

PKR mekar bersemi 2015

Inovasi tiada henti

Penyerahan penghargaan inovasi Tim Teknik

Penyerahan penghargaan inovasi Tim Teknik

2 Mei 2015

Dalam setiap pengarahan pagi kepada seluruh karyawan, Manajemen PT Nusantara Batulicin selalu mengingatkan bahwa inovasi dan kreativitas dari setiap individu di PT Nusantara Batulicin adalah penting dan diharapkan selalu muncul. Standar Operasional Prosedur, norma, instruksi manual, dan pengalaman dari Senior, boleh menjadi acuan kerja. Tetapi tidak boleh berhenti sampai disitu. Selalu dan selalu harus dicari jalan terbaik. Jangan pernah merasa puas.

Di Pabrik Karet Remah Karang Bintang, terdapat permasalahan tidak tercapainya kapasitas olah, salah satu penyebabnya adalah kapasitas drier yang tidak mungkin dapat memenuhi tuntutan kapasitas olah 3.0 ton per jam sebagaimana kapasitas pabrik terpasang. Sejak beroperasi tahun 2014, kapasitas drier tertinggi hanya 2,4 ton. Berbagai upaya telah dilakukan, mulai dari menambah volume trolley yang berakibat pada tidak ratanya kematangan SIR20 dan dengan menambah kecepatan drier yang berakibat SIR20 banyak yang mentah.

Sampai pada hasil pengamatan Mais Awaludin (Kepala Kerja Teknik Bengkel) dan Dwi Sugiantoro (Mekanik Listrik) yang mengamati adanya kehilangan waktu menunggu pada saat trolley keluar dari drier hingga siap dibongkar. Dari hasil pengamatannya, terdapat waktu menunggu 15 detik. Dengan sedikit modifikasi pada limit switch, waktu tunggu ini berhasil dihilangkan, dengan demikian terjadi penghematan waktu 15 detik per trolley. Dengan adanya penghematan waktu ini maka terjadi peningkatan kapasitas sebesar 300 kg per siklus trolley.

Keberhasilan Tim Teknik tersebut mendapatkan acungan jempol dari seluruh karyawan dan langsung mendapat apresiasi dari Manajemen PT Nusantara Batulicin.

Keberhasilan itupun semakin memicu semangat bersaing karyawan untuk menjadi karyawan yang terbaik, yang berada di perusahaan yang terbaik.

Yes!!! Kita Bisa!!